Selasa, 18 Oktober 2011

Perancangan Aplikasi Pengajaran Berbantuan Komputer Untuk Mata Pelajaran Seni Budaya Dan Keterampilan

Pada dunia pendidikan termasuk di Indonesia, komputer sudah diperkenalkan dan digunakan pada sekolah-sekolah dari pendidikan dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Pada kelas 2 SD pelajar mempelajari bagaimana warna dan nada dalam mata pelajaran seni budaya dan keterampilan. Untuk memudahkan siswa mempelajari warna dan nada, dibutuhkan alat bantu berupa cat air dan alat musik. Oleh sebab itu penelitian ini merancang sebuah aplikasi pengajaran berbantuan komputer untuk mata pelajaran seni budaya dan keterampilan yang interaktif yang menggabungkan model tutorial dan simulasi, sehingga dapat memudahkan pengguna untuk memahami konsep dasar warna dan nada, dan pengguna dapat belajar sendiri di rumah tentang warna dan nada, serta aplikasi ini dapat mempermudah guru dalam menjelaskan mata pelajaran seni budaya dan keterampilan. Aplikasi pengajaran ini dirancang menggunakan perangkat lunak Macromedia Flash Proffesional 8.

Hubungan Persepsi Guru terhadap Iklim Kelas dengan Kepuasan Kerja Guru SMK

Di era globalisasi ini persaingan antar sumberdaya manusia sangat ketat ditambah lagi dengan berbagai industri yang semakin lama semakin bersaing untuk mendapatkan hasil yang optimal. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah untuk dapat menyiapkan sumberdaya manusia di era globalisasi adalah melalui pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk mengembangkan dirinya sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian, serta untuk memasuki lapangan pekerjaan dan mengembangkan sikap profesionalnya. Peran guru sangat penting dalam menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas. Maka dari itu, kondisi guru penting untuk diperhatikan, tidak hanya pada kondisi fisiknya saja tetapi juga pada kondisi psikologisnya seperti kepuasan kerja guru. Kepuasan kerja guru merupakan komponen integral dari iklim organisasi serta elemen penting yang mempengaruhi pekerja dalam pekerjaannya. Apabila seseorang puas dalam pekerjaannya maka ia akan memberikan hasil yang maksimal pada pekerjaannya dan sebaliknya. Iklim kelas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan guru dalam mengajar. Untuk dapat mengetahui apakah iklim kelas yang dimasuki guru ketika mengajar relatif baik dapat dilihat dari bagaimana persepsi guru dalam menilai kelas yang dimasukinya saat mengajar. Inilah salah satu hal yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja guru dalam mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi guru terhadap iklim kelas dengan kepuasan kerja guru SMK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional, dengan menetapkan populasi penelitian adalah seluruh guru SMK. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel total (total sampling) yakni seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi (Pearson Product Moment).

Kamis, 06 Oktober 2011

Peranan Administrasi Kepegawaian Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat

Administrasi kepegawaian mempunyai peranan yang sangat penting dalam suatu organisasi dan merupakan suatu hal yang sangat menentukan dalam pencapaian suatu tujuan yang ditetapkan sebelumnya. Kinerja pegawai merupakan hal yang sangat penting dalam proses kelayakan pegawai khususnya pada Kantor Camat ......... seperti penerapan dan pengsosialisasian sistem perencanaan kerja pada administrasi kepegawaian, sehingga pegawai kurang memahami dan mengerti sasaran ataupun tujuan yang ingin dicapai. Kurangnya pembinaan dan pengerahan pegawai, sehingga masih banyak pegawai yang kurang mematuhi ketentuan jam kerja sebagaimana mestinya. Masih kurangnya pelaksanaan pengawasan serta pengendalian yang diterapkan oleh pimpinan kantor selaku. Lokasi penelitian adalah Kantor Camat ......... Kabupaten ........., sedangkan metode-metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif, dengan mengklasifikasikan, sehingga memperoleh data yang akurat dan gambaran yang jelas. Sedangkan tehnik analisa yang dipergunakan adalah analisa kuantitatif. Di dalam pelaksanaan administrasi kepegawaian harus ada unsur-unsur, fungsi dan sistem terarah di dalam pencapaian hasil kerja yang maksimal sebagai badan atau instansi penyelenggara pemerintahan dan pelayanan publik. Peningkatan sistem administrasi kepegawaian dipengaruhi berbagai macam faktor, dalam peningkatan mutu dan kualitas kerja yaitu kebijakan pemerintah yang meliputi aspek kemanusiaan dan aspek kebijakan atau tindakan yang diambil dalam pelaksanaan sistim administrasi kepegawaian. Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan apakah peran administrasi sangat mempengaruhi/tidak dalam meningkatkan kinerja pegawai khususnya di Kantor Camat ......... Kabupaten .........

Pengaruh Pengawasan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil Di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas ....................

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengawasan kerja Pegawai Negeri Sipil di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas .......... Masalah yang dikaji adalah bagaimana pelaksanaan pengawasan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas .......... dan adakah pengaruh pengawasan terhadap disiplin para pegawai. Bentuk yang digunakan dalam ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan rumus statistik untuk membantu penulis menganalisa data dan fakta yang diperoleh. Untuk menguji hipotesis penelitian yaitu terdapat hubungan yang positif antara pengawasan terhadap disiplin kerja. Digunakan metode statistik dengan uji korelasi product moment dengan alph = 5%. Dari hasil penelitian hipotesis bertujuan untuk dapat melihat dari hasil r hitung dibanding r tabel. Sehingga dapat diketahui bahwa apakah pengawasan dapat mempengaruhi atau tidak disiplin kerja Pegawai Negeri Sipil di Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas ........ Dan untuk melihat seberapa besar pengaruh pengawasan terhadap disiplin kerja dapat dicari melalui koefisien determinan ( D ).

Peranan Badan Kepegawaian Daerah Dalam Pelaksanaan Rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (Studi Pada Badan Kepegawaian Daerah Kota ..........)

Negara Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan Badan Kepegawaian Daerah dalam pelaksanaan rekrutmen Pegawai Negeri Sipil dan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan rekrutmen Pegawai Negeri Sipil. Aspek yang diteliti secara garis besar yaitu pelaksanaan rekrutmen Pegawai Negeri Sipil. Indikator yang digunakan yaitu menentukan kebutuhan tenaga kerja yang di perlukan, proses formasi, proses pengadaan, proses seleksi dan penempatan. Metode yang digunakan adalah metode kuanlitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Setelah data lapangan terkumpul kemudian diolah berdasarkan model pengolahan yang sesuai dengan karakteristik data dan dikembangkan ke dalam sejumlah kriteria.

Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (Studi Pada Simpan Pinjam Perempuan/SPP di Desa ........, Kec. ........, Kabupaten ........)

Implementasi merupakan proses yang sangat penting dalam suatu kebijakan. Kadangkala, implementasi yang terjadi di lapangan tidak sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. PNPM Mandiri adalah program yang dibuat oleh pemerintah untuk mengatasi kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat baik melalui penguatan modal maupun kelembagaan. Program ini diimplementasikan oleh Kelompok Simpan Pinjam Perempuan di Desa Napagaluh kecamatan danau Paris. Adapun yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: ”Bagaimanakah Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan Pada Simpan Pinjam Perempuan/SPP di Desa .........., Kec. .........., Kab. ..........?” Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan Pada Simpan Pinjam Perempuan/SPP di Desa .........., Kec. .........., Kab. .........., untuk mengetahui partisipasi perempuan dalam Kelompok Simpan Pinjam Perempuan di Desa ........., Kec. .........., Kab. .........., mengetahui isu gender yang terjadi dalam pelaksanaan Kelompok Simpan Pinjam Perempuan di Desa ........., serta untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi dalam implementasi Kelompok Simpan Pinjam Perempuan Di Desa .......... Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan informan kunci dan informan utama. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder, dan teknik analisa data dilakukan dengan analisa data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi PNPM MP pada Simpan Pinjam Perempuan di Desa ....... memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya perempuan yakni meningkatnya taraf hidup keluarga dengan adanya bantuan modal usaha, namun pelaksanaannya tidak berjalan dengan baik. Ada beberapa pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaannya yang tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis Operasionl (PTO), yakni ada perempuan yang tidak tergolong dalam Rumah Tangga Miskin (RTM) ikut serta dalam kelompok SPP, tidak berjalannya pertemuan rutin yang harus dilakukan setiap kelompok, dan penyalahgunaan dana pinjaman untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Partisipasi masyarakat yang rendah dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan SDM yang rendah, sehingga masyarakat tidak mampu mengelola dana pinjaman tersebut. Isu gender juga menjadi suatu kendala yang mengakibatkan implementasi PNPM MP tidak berjalan dengan baik, akibat adanya pengaruh kekuasaan atau kedudukan pengurus yang disalahgunakan dan peran ganda dari ibi-ibu yang selain mencari nafkah juga harus mengurus keluarga.. Diharapkan sebelum Implementasi PNPM MP dilakukan seluruh pengurus yang terlibat di dalamnya harus mampu memberikan pengarahan kepada masyarakat akan pentingnya keterlibatan mereka sehingga kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi akan lebih baik. Pelaksanaan PNPM MP harus disesuaikan dengan aturan yang tertuang dalam Petunjuk Teknis Operasional (PTO) dan pengawasan yang dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Kampong (BPK) perlu ditingkatkan sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya. Perlu adanya pelatihan bagi seluruh pengurus kelompok Simpan Pinjam Perempuan yakni ketua, sekretaris dan bendahara sehingga mereka dapat mengelola kelompok dengan baik serta adanya pembagian tugas yang seimbang. Pemerintah juga perlu memberikan pengarahan tentang masalah gender kepada setiap pihak yang terlibat dalam PNPM MP, sehingga pola pikir masyarakat tentang budaya patriakhi dapat berubah.

Rabu, 05 Oktober 2011

“Pengaruh Pengembangan Pegawai terhadap Prestasi Kerja Pegawai Di Kantor Camat “


Seiring dengan persaingan yang semakin tajam karena perubahan teknologi yang cepat dan lingkungan yang begitu drastis pada setiap aspek kehidupan manusia maka setiap organisasi membutuhkan sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi agar dapat memberikan pelayanan yang prima dan bernilai. Dalam rangka mendayagunakan potensi yang ada pada Pegawai Kantor Camat, baik ditingkat kualitas maupun kuantitas serta Kompetensi Sumber Daya Manusia Kemetrologian, diharapkan terciptanya iklim usaha yang kondusif melalui kegiatan operasional, pembinaan dan pengawasan kegiatan kemetrologian secara efektif dan efisien, hal ini dapat meningkatkan produktivitas kerja, guna terciptanya kondisi Tertib Ukur, di Lingkungan Kecamatan dalam rangka menggali sumber daya serta dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), untuk mendukung pembangunan disektor industri dan perdagangan. Berdasarkan hal tersebut yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada Pengaruh Pengembangan Pegawai terhadap Prestasi Kerja Pegawai di Kantor Camat. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa baik pengembangan sumber daya manusia, dan juga untuk mengetahui seberapa baik prestasi kerja pegawai serta untuk memperoleh kejelasan seberapa besar pengaruh pengembangan sumber daya manusia terhadap prestasi kerja pegawai di kantor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif.